RESUME MU 8 DAN 9

PART 8
  • Yang terpenting dalam suatu organisasi adalah SDM, SDM yang dimaksud adalah personalia
  •  Fungsi Proses Penyusunan Personalia :
1. Memastikan bahwa karyawan yang dipilih adalah yang kompeten.
2. Memberikan karyawan pengetahuan dan keterampilan yang up-to-date untuk dapat melakukan pekerjaan mereka.
3. Memastikan bahwa organisasi tersebut mempertahankan karyawan yang kompeten dan berkinerja tinggi.
  • Proses Penyusunan Personalia :
1. Perencanaan sumber daya manusia, yang dirancang untuk menjamin pemenuhan kebutuhan personalia organisasi.
2. Penarikan, yang berhubungan dengan pengadaan calon-calon personalia segaris dengan rencana sumber daya manusia.
3. Seleksi, mencakup penilaian dan pemilihan diantara calon-calon personalia.
4. Pengenalan & orientasi, yang dirancang untuk membantu individu-individu yang terpilih menyesuaikan diri dengan lancar dalam organisasi.
5. Latihan dan pengembangan, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan perseorangan dan kelompok untuk mendorong efektivitas organisasi.
6. Penilaian pelaksanaan kerja, dilakukan dengan membandingkan antara pelaksanaan kerja perorangan dan standar-standar yang dikembangkan bagi posisi tersebut.
7. Pemberian balas jasa dan penghargaan, yang disediakan bagi karyawan sebagai kompensasi pelaksanaan kerja dan sebagai motivasi bagi pelaksanaan di waktu yang akan datang.
8. Perencanaan dan pengembangan karier, yang mencakup transfer (promosi), penugasan kembali, pemecatan, pemberhentian atau pensiun.
  • Motivasi : Segala sesuatu yang membuat seseorang bertingkah laku tertentu atau paling tidak berkeinginan  untuk bersikap tertentu
  • Model motivasi : 
1. Motivasi Tradisional
  o   Frederick Taylor
         o   Pengupahan intensif merupakan motivasi (lebih banyak produksi, lebih banyak penghasilan) 
2. Model Hubungan Manusiawi
o   Elton Mayo
o   Pejerjaan yang terus menerus akan membosankan
o   Pemenuhan hubungan sosial
3. Model Sumber Daya Manusia
o   Mc Gregor dan Maslow
o   Karyawan dimotivasi oleh banyak faktor
  • Beberapa teori motivasi adalah sebagai berikut :
(a) Hirarki Kebutuhan Maslow

1. Kebutuhan fisiologis : makan, minum, tempat tinggal
2. Kebutuhan akan keamanan dan keselamatan : bebas dari ancaman
3. Kebutuhan sosial : rasa memiliki, berafiliasi, berteman, rasa cinta
4. Kebutuhan harga diri : penghargaan  diri, otonomi, status, penghormatan, atensi
5. Kebutuhan aktualisasi diri : meningkatkan penggunaan kemampuan, keahlian dan potensi

(b) Teori Kebutuhan ERG dari Alfeder

1. eksistensi (exsistance: E) : makanan, minuman, udara
2. keterkaitan (relatedness : R) : hubungan sosial, hubungan antar pribadi
3. pertumbuhan (growth : G) : keinginan untuk mengembang-kan diri

(c) Teori motivasi dari Frederick Herzberg

1. hygiene factor, yaitu  bila faktor ini ada maka karyawan akan puas, tetapi bila tidak ada akan menimbulkan ketidakpuasan
Misalnya : upah, jaminan pekerjaan, kondisi kerja, status
2. motivation factors, yaitu bila faktor tersebut ada maka akan menggerakkan tingkat motivasi yang kuat dan dapat menghasilkan prestasi kerja yang baik pada karyawan, tetapi bila tidak ada maka tidak akan timbul ketidakpuasan yang berlebihan
Misalnya : prestasi, pengakuan, tanggungjawab, kemajuan

(d) Teori Kebutuhan Menurut McClelland

1. kebutuhan berprestasi (need of achievement) : dorongan  untuk mencapai bahkan melampaui standart yang telah dibuat
2. kebutuhan berkuasa (need of power ) : keinginan untuk membuat orang lain melakukan cara yang dikehendaki
3. kebutuhan berafiliasi (need of afiliation ) : keinginan untuk menjalin hubungan akrab dan bersahabat
PART 9
  • Komunikasi : proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi dari seseorang ke orang lain 
  • Fungsi komunikasi
o   fungsi kontrol : pengendali perilaku
o   fungsi motivasi : faktor meningkatkan motivasi
o   fungsi ekspresi perasaan : penyampai perasaan kepada orang lain
o   fungsi informasi : penyampai data /informasi, lebih lanjut berguna untuk pengambilan keputusan
  • Hambatan Komunikasi Efektif
1.      Hambatan-hambatan organisasional
o   Tingkatan hierarki
o   Wewenang manajerial
o   Spesialisasi
2.      Hambatan-hambatan antar pribadi
o   Persepsi selektif
o   Status/kedudukan komunikator
o   Keadaan membela diri
o   Pendengaran lemah
      o   Ketidaktepatan penggunaan bahasa
  •  Kepemimpinan : Kemampuan untuk mempengaruhi kelompok menuju pencapaian sasaran 
  • Kekuasaan : Kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain agar melakukan sesuatu (meskipun tidak diinginkan)
  • Teori Kepemimpinan
1. Great-man Theory:
o Setiap jaman memiliki pemimpin besar. Perubahan sosial terjadi karena para pemimpin besar memulai, memimpin perubahan, dan menghalangi orang lain yang berusaha membawa masyarakat kearah yang berlawanan (James, 1980)
o Kepemimpinan merupakan bakat atau bawaan sejak seseorang lahir
o pemimpin dilahirkan bukan diciptakan
o Kekuasaan berada pada sejumlah orang tertentu, yang melalui proses pewarisan memiliki kemampuan memimpin atau karena keberuntungan memiliki bakat untuk menempati posisi sebagai pemimpin
o “Asal Raj` Menjadi Raja”

 2. Trait theory
o Ada karakteristik seseorang (personality trait) yang membedakan seorang pemimpin dengan yang bukan pemimpin
o Contoh: kemampuan adaptasi terhadap situasi, kepekaan sosial, ambisius, asertif, kooperatif, decisive, dapat diandalkan, keinginan untuk mendominasi, energik, percaya diri, resistance terhadap stres, mau mengemban tanggung jawab, cerdas, memiliki hubungan manusiawi
o Seseorg dapat menjadi pemimpin apabila memiliki sifat yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin
o Titik tolak teori : keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat kepribadian baik secara fisik maupun psikologis
o Keefektifan pemimpin ditentukan oleh sifat, perangai atau ciri kepribadian  yang bukan saja bersumber dari bakat, tapi dari pengalaman dan hasil belajar
o Sifat-sifat kepemimpinan:
  1. Kemampuan sebagai pengawas (supervisor ability)
  2. Kebutuhan akan prestasi dalam pekerjaan (tanggung jawab dan keinginan untuk sukses)
  3. Kecerdasan (kebijakan, daya pikir, kreativitas)
  4. Ketegasan (decesiveness): kemampuan membuat keputusan & memecahkan masalah
  5. Kepercayaan diri
  6. Inisiatif, kemampuan bertindak
3. Contingency theory
o Kepemimpian dipengaruhi oleh situasi dimana faktor-faktor tertentu dari situasi menentukan ciri-ciri pemimpin yang sesuai untuk situasi tersebut
o Munculnya pemimpin dalam suatu organisasi tergantung pada aspek karakteristik birokrasi, organisasi informal, karakteristik hubungan antara atasan bawahan, rancangan tugas yang memungkinkan individu mencapai aktualisasi diri dan aspek kesesuaian antara sasaran organisasi dengan sasaran individual para anggotanya(Bennis, 1981)

4. Behavioral theory
o Membedakan antara seorang pemimpin dengan yang bukan pemimpin adalah adanya perilaku yang spesifik yang sengaja dibentuk untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif
o Perhatian pada 2 aspek :
Fungsi kepemimpinan
Task related (fungsi yg berhubungan dengan tugas)
Group maintenance (pemeliharaan kelompok)
Gaya kepemimpinan
Task oriented (orientasi pada tugas)terstruktur/tidak
Employee oriented (orientasi dengan karyawan/pada hubungan)formal/tidak

5. Big Bang Theory
o Suatu peristiwa besar menciptakan seseorang menjadi pemimpin
o Mengintegrasikan antara situasi dan pengikut
o Situasi merupakan peristiwa besar seperti revolusi, kekacauan/kerusuhan, pemberontakan, reformasi, dll
o   Pengikut adalah orang yang menokohkan seseorang dan bersedia patuh dan taat

RESUME KSI PART 7 DAN 8

Resume KSI pertemuan 7 dan 8
Penggunaan teknologi informasi untuk membantu mengumpulkan, mengatur, dan berbagi pengetahuan bisnis dalam organisasi.
Artificial Intelligence
* Sebuah bidang ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan disiplin ilmu komputer (computer science), biologi (biology), psikologi (psychology), linguistik, matematika, dan rekayasa (engineering)
* Tujuannya adalah untuk mengembangkan komputer yang dapat mensimulasikan kemampuan untuk berpikir, serta melihat, mendengar, berjalan, berbicara, dan merasa
* Attributes of Intelligent Behavior:
   - Pikiran dan Alasan
   - Menggunakan alasan untuk memecahkan masalah
   - Belajar atau memahami dari pengalaman
   - Mendapatkan dan menerapkan pengetahuan
   - Menunjukkan kreativitas dan imajinasi
   - Menghadapi situasi yang kompleks atau membingungkan
   - Merespon dengan cepat dan berhasil untuk situasi baru
   - Mengenali pentingnya relatif dari unsur-unsur dalam situasi

* Cognitive Science
   - Berbasis di biologi, neurologi, psikologi, dll
   - Fokus penelitian pada bagaimana cara otak manusia bekerja , berpikir dan belajar.

* Robotika
   - Berbasis pada AI, teknik dan fisiologi 

   - Robot mesin dengan kecerdasan komputer dan dikendalikan komputer, kemampuan fisik mirip manusia
* Natural Interfaces
   - Berbasis di linguistik, psikologi, ilmu komputer, dll
   - Termasuk bahasa alami dan pengenalan suara
   - Pengembangan perangkat multiindrawi yang menggunakan berbagai gerakan tubuh untuk mengoperasikan komputer
   - virtual reality
Menggunakan multi sensor interface manusia-komputer yang memungkinkan pengguna untuk merasakan simulasi komputer dari benda, ruang dan "dunia" seolah-olah mereka benar-benar ada

* Expert Systems
  - Sebuah pengetahuan sistem informasi berbasis (KBIS) yang menggunakan pengetahuan tentang aplikasi, khusus kompleks untuk bertindak sebagai konsultan ahli untuk pengguna akhir
   - KBIS adalah sistem yang menambahkan basis pengetahuan ke komponen lain pada IS
* Expert System Benefits 
  - Lebih cepat dan lebih konsisten daripada ahli
  - Dapat memiliki pengetahuan dari beberapa ahli
  - Tidak lelah atau terganggu oleh terlalu banyak pekerjaan atau stres
  - Membantu melestarikan dan mereproduksi pengetahuan para ahli

* Expert System Limitations
  - Fokus Terbatas
  - Ketidakmampuan untuk belajar
  - Pemeliharaan masalah
  - Pembangunan biaya

* Suitability Criteria for Expert Systems

  - Domain: area subyek yang relatif kecil dan terbatas
  - Keahlian: solusi memerlukan upaya ahli
  - Kompleksitas: solusi dari masalah adalah tugas kompleks yang membutuhkan proses inferensi logis (tidak mungkin dalam pengolahan informasi konvensional)
  - Struktur: proses solusi harus mampu mengatasi masalah yang tak-terstruktur, tidak pasti, data yang hilang dan bertentangan
Membangun Bisnis/IT Solution 
1.Bagaimana pembuatannya
2.      Langkah-langkahnya seperti apa
3.      Bagaimana prototypingnya
4.      Bagaimana pengaturan objek
5.      Implementasi
6.      Perbandingan antara yang lama dan baru
7.      Perubahan apa saja yang aka nada
8.      Apa alas an perubahan tersebut
Pendekatan sistem : membuat atau membangun penyelesaian yang benar dan bisa dilaksanakan. Yang mempunyai langkah-langkah :
1.      asalahnya kenapa sampai harus diganti
2.      Evaluasi alternative
3.      Memilih penyelesaian yang benar-benar dibutuhkan
4.      Mendesign
5.      Implementasi dan promosi
Sistem Berfikir :
1.      Melihat hubungan antar sistem dari pada sebab dan akibat
2.      Melihat proses
3.      Menemukan input-proses-output-control
Inisialisasi/pengenalan :
1.      Infrastruktur yang berubah
2.      Bisa plan atau unplann
Perencanaan dan Penyelarasan Tujuan Perusahaan dan IS :
1.      Menerjemahkan tujuan strategis dan organisasi
2.      Usaha yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang baik
3.      Pembangunan
-          Creative analisis : mencoba pendekatan baru
-          Critical analisis : tidak boleh membingungkan, hati-hati dengan hubungan antar sistem
Studi Kelayakan :
1.      Informasi user
2.      Resource
3.      Projectnya sendiri
Macamnya :
- Operational : bisa mendukung, bisa menyelesaikan masalah, cocok dengan sistem organisasi tersebut
- Economic : cukup, bisa menghasilkan keuntungan, bisa investasi
- Teknik : hardware, software, network
- Organisasi analisis : struktur organisasi, orang-orangnya, aktivitasnya, hal yang sekarang ada dalam organisasi

Resume MU

RESUME MANAJEMEN UMUM
Pertemuan I
Pengantar Manajemen

  • Pengertian dasar manajemen
Menurut Stoner dan Wankel
Manajemen adalah suatu proses mengelola mulai dari merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan proses penggunaan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan
  Menurut James A.S. Stoner
P : PLANNING
O : ORGANIZING
L : LEADING
C : CONTROLING
            Menurut George R. Terry
P : PLANNING
O : ORGANIZING
A : ACTUATING
C : CONTROLING

  • Mengapa Perlu Manajemen :
-          Mencapai tujuan
-          Menjaga keseimbangan diantara tujuan yang saling bertentangan
-          Mencapai efisiensi (melakukan sesuatu dengan benar) dan efektivitas (kemampuan untuk memilih sasaran yang tepat untuk mencapai tujuan)

  • Manajemen sebagai Ilmu dan Seni :
-          Manajemen sebagai ilmu            : manajemen yang berusaha secara sistematis untuk memahami manusia bekerja sama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerja sama lebih bermanfaat bagi kemanusiaan
-          Manajemen sebagai seni                    : seni di dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain

  • Manajemen sebagai profesi menurut Edgar H.S. terdapat 3 kriteria :
1.      Para profesional membuat keputusan atas dasar prinsip umum
2.      Para profesional mendapatkan status karena mencapai standar prestasi kerja
3.      Para profesional ditentukan oleh kode etik, dengan disiplin untuk mereka yang menjadi kliennya

  • Organization
-          A systematic arrangement of people brought together to accomplish some specific purpose applies to all organization
-          Common characteristic :
a.       Goals
b.      Structure
c.       People

  • Sumber Daya dalam Organisasi :
a)      Money
b)      Methods
c)      Material
d)      Macine
e)      Man

  • Keberhasilan organisasi :
-          Mampu tidaknya manajer menjalankan fungsi manajemennya
-          Tersedianya tenaga operasional yang terampil sesuai dengan bidangnya
-          Tersedianya anggaran yang memadai
-          Tersedianya sarana dan prasarana kerja
-          Adanya mekanisme kerja yang sesuai
-          Iklim kerja yang positif

  • Peran manajer
-          Peran antar pribadi
-          Peran keputusan
-          Peran informasional

  • Tantangan manajemen :
-          Persaingan dan perekonomian global
-          Perlunya memiliki visi
-          Etika dan tanggung jawab social
-          Perubahan informasi dan teknologi
-          Nilai dalam bekerja dan hak individual




Pertemuan II
Lingkungan Organisasi

               Individu atau kelompok secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi cara sebuah organisasi dalam mencapai tujuannya. Lingkungan selalu berubah sehingga dapat menentukan cara atau pendekatan yang akan menjaga dan mengembangkan operasi organisasi.
               Pengaruh lingkungan terhadap organisasi adalah dapat mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi, mendiagnosa dan bereaksi terhadap kekuatan lingkungan baik berupa kesempatan, resiko, maupun ancaman yang mempunyai pengaruh pada operasi organisasi.

Lingkungan di bagi 2:
-          Lingkungan internal : variabel yang ada di dalam organisasi tetapi biasanya tidak dalam pengendalian jangka pendek dari manajemen puncak
Yaitu :
1.      Struktur : cara bagaimana perusahaan diorganisasikan yang berkenaan dengan komunikasi, wewnang, dan arus kerja
2.      Budaya   : selumpulan keyakinan, harapan, dan nilai yang dipelajari dan dibagikan oleh anggota-anggota organisasi dan disampaikan dari satu generasi ke generasi lainnya
3.      Sumber daya  : aset yang merupakan bahan baku bagi produksi barang dan jasa organisasi meliputi karyawan, fasilitas organisasi dll
4.      Pemegang saham  : individu atau organisasi yang ikut serta memiliki satu atau lebih saham perusahaan

Fungsi penting budaya bagi organisasi :
Ø  Memberikan nuansa identitas bagi karyawan
Ø  Membantu menimbulkan komitmen karyawan terhadap sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri
Ø  Menambah stabilitas perusahaan sebagai suatu sistem sosial
Ø  Adalah kerangka referensi bagi karyawan agar digunakan untuk menerima berbagai kegiatan organisasi dan juga sebagai pedoman bagi perilaku yang tepat


-          Lingkungan eksternal : pihak yang mempengaruhi aktivitas organisasi dari luar organisasi tersebut. Dan dibagi lagi menjadi dua, yaitu lingkungan eksternal mikro dan lingkungan eksternal makro

LINGKUNGAN EKSTERNAL MIKRO
1.      Pesaing : dengan memahami limgkungan persaingan, yang dihadapi organisasi dapat mengetahui posisi persaingannya sehingga dapat mengoptimalkan operasinya
2.      Pelanggan : mengantisipasi perubahan perilaku pasar atau langganan dan mengarahkan pengalokasian sumber daya sesuai kebutuhan langganan
3.      Pasar tenaga kerja : kemampuan menarik dan mempertahankan personalia yang cakap merupakan prasarat bagi perusahaan sukses
4.      Lembaga keuangan : organisasi sangat bergantung pada bermacam-macam lembaga keuangan
5.      Para penyedia : pemenuhan kebutuhan bahan baku, pembantu, pelayanan, energy, peralatan,dll dan biasanya organisasi berhubungan dengan para penyedia melalui agen atau manajer pembelian
6.      Perwakilan pemerintah : menetapkan peraturan seperti prosedur perijinan, pembatasan,dll

LINGKUNGAN EKSTERNAL MAKRO
1.      Teknologi
2.      Ekonomi
3.      Politik-hukum
4.      sosialkultural

Ketidakpastian Lingkungan :
Ø  Lingkungan dinamis : jika komponen dalam lingkungan sering berubah
Ø  Lingkungan stabil     : jika komponen dalam lingkungan organisasi berubah tetap minimum

Mengelola Hubungan
Ø  Stekholder adalah semua unsure dalam lingkungan yang dipengaruhi oleh keputusan dan kebijakan organisasi dan yang dapat dipengaruhi organisasi
Ø  Cara mengelola hubungan :
1.      Mengenali stekholder organisasi
2.      Menentukan kepentingan/perhatian terhadap stekholder
3.      Seberapa menentukan stekholder bagi keberhasilan organisasi
4.      Menentukan pendekatan khusus pada para stekholder




Pertemuan III
Planning

  • Tujuan Organisasi
1.      Pernyataan yang menterjemahkan tentang misi
2.      Sifatnya masih global

  • Tujuan Organisasi Berfungsi sebagai
1.      Pedoman bagi kegiatan
2.      Sumber legitimasi
3.      Standar pelaksanaan
4.      Sumber motivasi
5.      Dasar rasional pengorganisasian

  • Penetapan Tujuan yang Baik
1.      Spesifik : jelas apa yang ingin dicapai
2.      Realistis : bisa dicapai
3.      Terukur : memiliki ukuran tertentu untuk menentukan keberhasilannya

  •   Pengertian Planning menurut Robbins dan Coulter
Planning adalah proses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi, menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tersebut secara menyeluruh untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan seluruh pekerjaan organisasi hingga tercapainya tujuan organisasi.

  • Tujuan dalam Proses Perencanaan
1.      Tujuan (GOALS) pada dasarnya hasil akhir yang diharapkan dapat diraih atau dicapai oleh individu, kelompok, atau seluruh organisasi
2.      Rencana (PLANS) adalah segala bentuk konsep dan dokumentasi tentang bagaimana tujuan akan dicapai

  •   Manfaat Plannning
1.      Membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan
2.      Memudahkan pemahaman manajer terhadap keseluruhan gambaran kegiatan
3.      Pembagian tanggung jawab lebih cepat
4.      Dapat memberikan perintah dengan tepat
5.      Memudahkan koordinasi antar bagian organisasi
6.      Meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti

  • Kelemahan Planning
1.      Pekerjaan yang terjakup dalam perencanaan mungkin berlebihan dalam pelaksanaan nyata
2.      Perencanaan cenderung menunda kegiatan
3.      Membatasi inisiatif dan inovatif
4.      Cara pelaksanaan perencanaan kadang tidak konsisten

  • Syarat Planning
1.      Factual dan realistis
2.      Logis dan rasional
3.      Fleksibel
4.      Komitmen
5.      Menyeluruh

  • Strategi Planning
1.      Suatu proses dimana manajemen puncak sebuah perusahaan menggambarkan masa depan organisasinya dan mengembangkan prosedur serta pelaksanaannya untuk mencapai masa depan tersebut
2.      Berhubungan dengan visi, misi, dan tujuan organisasi

  • Tahapan Planning
1.      Menentukan tujuan
2.      Merumuskan keadaan saat ini
3.      Mengidentifikasikan kemudahan dan hambatan
4.      Mengembangkan rencana untuk pencapaian tujuan

  • Planning yang Baik
1.      Mempunyai kegunaan (fleksibel dan berkesinambungan)
2.      Ketepatan dan objektivitas
3.      Ruang lingkup yang luas( mencakup apa saja yang berhubungan dengan kegiatan)
4.      Efektifitas biaya
5.      Akuntabilitas (tanggung jawab perencanaan dan implementasi)
6.      Ketepatan waktu

  • Hambatan Planning yang Efektif
1.      Ketidaksediaan dan ketidakmampuan perencana untuk melakukan kegiatan perencanaan
2.      Keengganan para anggota organisasi untuk menerima perencanaan dan dampak perubahan yang ditimbulkan




Pertemuan IV
Proses Perencanaan (lanjutan)

Asal masalah:
1.      Pengalaman masa lalu
2.      Ketidaksesuaian dengan rencana
3.      Dari orang lain
4.      Prestasi pesaing

Decision Making Process
Step 1 – Identifying a Problem

  •   Masalah                      :
Perbedaan antara yang belum dan sudah ada. Untuk mengidentifikasi masalah, manajer harus mengenali dan memahami masalah tersebut

  •   Karakteristik Masalah :
1.      Suatu masalah menjadi masalah ketika seorang manajer menjadi sadar akan hal itu
2.      Ada tekanan untuk memecahkan masalah
3.      Manajer harus memiliki kewenangan, informasi, maupun sumber daya yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah
Step 2 – Identifying Decision Criteria

  •   Biaya yang akan dikeluarkan (investasi yang dibutuhkan)
  •   Adanya risiko (kemungkinan kegagalan)
Step 3 – Allocating Weights to the Criteria

  •   Kriteria keputusan yang tidak sama pentingnya :
1.      Menetapkan bobot untuk setiap item
2.      Menempatkan item dalam urutan prioritas yang benar pentingnya
Step 4 – Developing alternatives

  •   Mengidentifikasi masalah yang layak
Alternatif yang mendenngarkan (tanpa evaluasi) yang dapat memecahkan masalah
Step 5 – Analyzing Alternatives

  •   Menilai kekuatan masing-masing alternative dan kelemahan : setian alternative harus kritis dianalisis dengan mengevaluasi melawan criteria dalam langkah 2 dan 3
Step 6 – Selecting an Alternative

  •   Memilih alternative yang terbaik
Pilihan alternative adalah yang memiliki total bobot tertinggi
Step 7 – Implementing the alternative

  •   Alternative yang dipilih harus dilaksanakan oleh komunikasi efektif, keputusan untuk individu yang akan terpengaruh oleh itu dan memenangkan komitmen mereka untuk keputusan
Step 8 – Evaluating Decision Effectiveness

  •   Langkah terakhir dalam proses pengambilan keputusan untuk menentukan apakah masalah telah diselesaikan atau tidak

Tipe dari Masalah dan Keputusan
ð  Structured  Problems and Programmed Decision
-          Structured Problems
1.      Melibatkan tujuan yang jelas
2.      Mudah dan benar-benar didefinisikan – informasi tentang masalah tersebut tersedia dan lengkap
3.      Akrab (telah terjadi sebelumnya)
-          Programmed Decision
1.      Policy
2.      Procedure
3.      Rule
ð  Unstructured Problems and Nonprogrammed Decision
-          Unstructured Problems
1.      Masalah yang baru atau tidak biasa dan  untuk mana informasi yang ambigu atau tidak lengkap
2.      Masalah yang akan membutuhkan kustom – solusi yang dibuat
-          Nonprogrammed Decision
1.      Keputusan yang unik dan tidak berulang
2.      Keputusan yang menghasilkan tanggapan unik

Decision – Making Condition
1.      Certainty
2.      Risk
3.      Uncertainty

Pengambilan Keputusan yang Efektif
1.      Memahami perbedaan budaya
2.      Tau kapan saatnya berhenti
3.      Gunakan proses pengambilan keputusan yang efektif

Karakteristik dari Suatu Pengambilan Keputusan yang Efektif
1.      Berfokus pada apa yang penting
2.      Logis dan konsisten
3.      Mengakui baik berpikir subjektif, objektif, dan menyatu dengan pemikiran analitis intuitif
4.      Hanya memerlukan informasi sebanyak dan analisis seperti yang diperlukan untuk menyelesaikan dilemma tertentu
5.      Mendorong dan panduan pengumpulan informasi yang relefan dan pendapat informasi
6.      Mudah, handal, mudah digunakan, dan fleksibel


Pertemuan 5
Pengorganisasian


  • merupakan suatu proses untuk merancang struktur formal, mengelompokkan dan mengatur tugas-tugas diantara para anggota organisasi, agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien
  • Tujuan Pengorganisasian
  1. Membagi pekerjaan yang harus dilakukan ke sejumlah departemen
  2. menetapkan garis wewenang
  3. mengkoordinasikan berbagai tugas organisasi
  • Faktor yang Memengaruhi Struktur Organisasi :
  1. Strategi Organisasi
  2. Skala Organisasi
  3. Teknologi
  4. Lingkungan
  • Empat Pilar Pengorganisasian
  1. Pembagian kerja
  2. pengelompokkan pekerjaan
  3. Penentuan relasi antar bagian dalam organisasi
  4. Penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktifitas antar bagian dalam organisasi
  • 3 Macam saling ketergantungan
  1. Menyatu
  2. Berurutan
  3. Timbal balik
  • Pendekatan untuk Koordinasi yang Efektif
  1. Hanya menggunakan teknik manajemen dasar
  2. Meningkatkan koordinasi potensial
  3. Mengurangi kebutuhan akan koordinasi